Obesitas Bisa Mempengaruhi Kualitas Sperma Pria

Laporan dari nbcnews.com menyatakan bahwa obesitas bisa mempengaruhi kualitas sperma pria. Oleh sebab itu, Jika suami Anda terlihat memiliki gejala obesitas, terutama ketika usia subur. Sebaiknya Anda bujuk suami untuk melakukan diet. Karena, pria yang memiliki kelebihan berat badan telah yang diteliti berpotensi memiliki kualitas sperma yang menurun. Hal ini menunjukkan bahwa penurunan berat badan juga mempengaruhi kesuburan.

Obesitas Bisa Mempengaruhi Kualitas Sperma Pria

Menurut Dr Keith Jarvi Reuters, dokter ahli Urologi, “berat badan laki-laki yang terus naik, maka spermanya akan semakin rendah dibandingkan dengan orang-orang yang memiliki berat badan normal”. Selain itu, Dr Michael Eisenberg, Stanford University School of Medicine di California, dan rekan-rekannya melakukan studi yang melibatkan 468 pasang di Texas dan Michigan. Suami yang berencana untuk memiliki anak tersebut di teliti kualitas spermanya. Para peneliti juga memperhitungkan berat badan, lingkar pinggang laki-laki tersebut sebagai bahan analisis. (more…)

Sperma Pria Bisa Lebih Subur Jika Tidur Tanpa Busana, Baca !

Sperma pria bisa lebih subur jika tidur tanpa busana, baca ! – Ulasan di Amerika Serikat baru saja menemukan cara yang efektif dan relatif mudah untuk meningkatkan kesuburan sperma pria.

Para peneliti menemukan bahwa pria yang sering tidur telanjang di malam hari dan memakai celana pendek boxer manifold pada siang hari, Dapat meningkatkan kualitas sperma terutama dalam proses reproduksi.

Sperma pria bisa lebih subur tika tidur tanpa busana, baca ! - Ulasan di Amerika Serikat baru saja menemukan cara yang efektif dan relatif mudah untuk meningkatkan kesuburan sperma pria. Para peneliti menemukan bahwa pria yang sering tidur telanjang di malam hari dan memakai celana pendek boxer manifold pada siang hari, Dapat meningkatkan kualitas sperma terutama dalam proses reproduksi. tidur tanpa busana Penelitian dilakukan oleh Institut Kesehatan Nasional Amerika Serikat Kesehatan Anak dan Pembangunan Manusia bersama dengan Universitas Stanford di California. Disajikan pada konferensi tahunan Asosiasi Amerika untuk Kedokteran Reproduksi pada 17 Oktober sampai tgl 21 di kota Baltimore. Untuk menemukan kesimpulan ini, tim peneliti melakukan studi lebih 12 bulan dan melibatkan 500 peserta pria. Mereka dianalisis pilihan pada waktu siang dan malam dan dikaitkan dengan kualitas sperma. Mereka menemukan bahwa mereka yang memakai celana dalam boxer pada siang hari dan tidur telanjang, memiliki risiko 25% lebih kecil untuk mengalami fragmentasi DNA dalam sperma yang bisa mempengaruhi kualitas sperma, dibandingkan dengan pria yang umumnya memakai dan celana dalam yang ketat pada siang hari dan malam. Dengan kata lain, pakaian yang terlalu ketat dapat mempengaruhi kualitas sperma dan mengurangi kemungkinan keberhasilan reproduksi. "Bagi pria yang ingin memiliki bayi atau sedang menjalani kehamilan dengan pasangan, jenis pakaian yang dipakai pada waktu siang dan malam ternyata secara langsung berhubungan dengan kualitas sperma. Jadi pilihan pakaian harus diperhitungkan," kata Dr. Katherine Sapra, penulis utama penelitian. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa efek panas dari celana dan celana ketat berdampak negatif pada kesuburan sperma pria, karena dapat menghancurkan sebagian dari sel-sel sperma. Meskipun begitu, penelitian ini adalah yang pertama untuk menghubungkan antara pilihan pakaian, pada waktu sore atau malam, dengan kualitas sperma.

Penelitian dilakukan oleh Institut Kesehatan Nasional Amerika Serikat Kesehatan Anak dan Pembangunan Manusia bersama dengan Universitas Stanford di California. Disajikan pada konferensi tahunan Asosiasi Amerika untuk Kedokteran Reproduksi pada 17 Oktober sampai tgl 21 di kota Baltimore. (more…)

Apa Benar, Bersepeda Bisa Merusak Kualitas Sperma Pria ?

Apa benar, bersepeda bisa merusak kualitas sperma pria ? – Bersepeda adalah rekomendasi yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh, namun ternyata penelitian telah mengungkapkan penilaian lain dengan menyatakan bahwa kegiatan bersepeda dapat mengurangi kualitas sperma dan jumlah produksi sperma seorang pria.

Apa Benar, Bersepeda Bisa Merusak Kualitas Sperma Pria ?

Para ahli yang telah melakukan penelitian dan menduga, hal tersebut hal tersebut terjadi karena sitokin. Sitokin adalah zat dalam darah yang menimbulkan peradangan dalam sel-sel sperma, dilepaskan saat bersepeda dalam intensitas tinggi. Sitokin juga mampu dilepaskan tubuh saat mengalami stres. Jika semakin lama jumlah sitokin ini makin berlebih, maka besar kemungkinan kualitas sperma priapun dapat rusak. (more…)